Nusa Mandiri Start-up Center (NSC) terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan
mendampingi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) untuk mengembangkan ide bisnis
berbasis teknologi. Melalui berbagai program inkubasi, pelatihan, hingga pendampingan
pitching, NSC menjadi motor penggerak lahirnya startup-startup potensial dari kalangan
mahasiswa UNM.
Siti Nurlela, Kepala NSC, menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya
kampus dalam mencetak technopreneur muda yang siap bersaing di era digital.
“NSC hadir sebagai wadah pengembangan startup mahasiswa. Kami tidak hanya memberikan
teori, tetapi juga praktik nyata melalui proyek, mentoring, dan akses ke jaringan investor,” ujar
Siti Nurlela.
Berbagai startup karya mahasiswa UNM telah lahir dari proses pembinaan di NSC, seperti
Exmountain, platform layanan perjalanan dan penyewaan alat pendakian; D-Explore Nusantara,
aplikasi perencana wisata berbasis personalisasi, serta LARA (Laporan Aman), solusi pelaporan
pelecehan secara anonim berbasis aplikasi.
NSC juga secara aktif mengikutsertakan mahasiswa binaannya dalam ajang kompetisi dan
pameran startup, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dalam beberapa kesempatan,
mahasiswa UNM berhasil meraih penghargaan dan mendapat perhatian dari investor.
“Melalui NSC, kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja setelah lulus, tetapi
mampu menciptakan lapangan kerja melalui ide dan teknologi yang mereka kembangkan,”
tambah Siti.
Ke depan, NSC akan memperluas kerja sama dengan mitra industri dan komunitas startup, serta
merancang program akselerasi bisnis yang lebih intensif. Harapannya, lebih banyak startup
mahasiswa UNM yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak bagi
masyarakat.