Nusa Mandiri Start-up Center (NSC) terus berperan aktif dalam mendukung lahirnya startup dari
kalangan mahasiswa. Dalam rangka menyambut Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha
(P2MW) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan,
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,
NSC saat ini fokus mempersiapkan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) untuk
mengikuti program tersebut, khususnya pada kategori bisnis digital.
P2MW merupakan salah satu program unggulan Kementerian yang bertujuan menumbuhkan
semangat kewirausahaan mahasiswa dengan pendampingan intensif dan dukungan
pengembangan usaha. Kategori bisnis digital menjadi salah satu fokus utama, sejalan dengan tren
pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
NSC melalui tim pembinaan internal telah menggelar serangkaian pendampingan kepada para
mahasiswa yang memiliki startup, mulai dari pelatihan penyusunan proposal, validasi ide bisnis,
hingga simulasi pitching. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas
pendaftaran mahasiswa UNM dalam ajang P2MW tahun ini.
Siti Nurlela, Kepala NSC, menegaskan bahwa potensi mahasiswa UNM di bidang bisnis digital
sangat menjanjikan.
“Kami melihat banyak ide brilian dari mahasiswa yang bergerak di bidang teknologi, aplikasi,
dan layanan digital. NSC hadir untuk memfasilitasi dan memastikan mereka siap bersaing di
program P2MW. Kami ingin lebih banyak startup dari UNM yang tampil di tingkat nasional,”
jelasnya.
Dengan dukungan dari NSC, para mahasiswa startup UNM didorong untuk tidak hanya sekadar
berpartisipasi, tetapi juga berprestasi dalam P2MW 2025. Kategori bisnis digital menjadi
peluang besar untuk menunjukkan inovasi yang menjawab tantangan zaman, serta menjadi batu
loncatan bagi startup mahasiswa menuju kemandirian usaha yang berkelanjutan.